Jalaludin Rumi : Hakikat Manusia

Standar

sementara dalam bentuk engkau adalah mikrokosmos, pada hakikatnya engkau adalah makrokosmos.

Tampaknya ranting itu tempat tumbuhnya buah,padahal ranting itu tumbuh justru demi buah.

Kalau bukan karena mengharap dan
menginginkan tubuh, betapa pekebun itu akan menanam pohon.

Jadi sekalipun tampaknya pohon itulah yang melahirkan buah (Tapi) pada hakikatnya (justru) pohon itulah yang lahir dari buah.”
(The Mastnawi 4:30)

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Di copas dari : http://sufiroad.blogspot.com/2011/04/sufi-road-hakikat-manusia-dalam.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s